Aplikasi P-Care Membantu Kelancaran Vaksinasi Nia

banner 468x60

JAKARTA TIMUR – potensinusantara.co.id -Dalam mendukung pelaksanaan vaksinasi Covid-19, BPJS Kesehatan juga memiliki andil yang cukup penting. BPJS Kesehatan diberikan peran penting oleh pemerintah dalam menyiapkan sistem informasi pencatatan pelaksanaan vaksinasi yang meliputi registrasi, screening, observasi hingga dokumentasi pencatatan dosis vaksinasi melalui aplikasi P-Care Vaksinasi. Sebelum dilaksanakannya program vaksinasi Covid-19, aplikasi P-Care atau Primary Care BPJS Kesehatan merupakan aplikasi yang saat ini digunakan untuk menyediakan akses untuk peserta JKN-KIS ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) seperti puskesmas, klinik, dan praktek dokter perorangan.

Aplikasi P-Care tersebut digunakan untuk meningkatkan pelayanan FKTP dalam melayani peserta JKN-KIS yang berobat menggunakan kartu JKN. Para peserta yang ingin berobat dapat menggunakan Primary Care BPJS Kesehatan ini untuk melakukan pendaftaran, berobat hingga menerima pelayanan laboratorium. Sistem informasi dalam aplikasi P-Care pada umumnya mencakup data kepesertaan, riwayat pelayanan kesehatan, data kunjungan sakit maupun kunjungan sehat, data rujukan dan rujuk balik peserta JKN-KIS, selain itu juga riwayat pelayanan kesehatan peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis).

Salah satu peserta JKN-KIS yang telah merasakan manfaat dari aplikasi P-Care dalam pelayanan program vaksinasi Covid-19 adalah Nia (30 Tahun) seorang wiraswasta yang terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dari segmen peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN. Nia melakukan vaksinasi Covid-19 untuk suntikan pertama pada tanggal 29 September 2021 bertempat di Puskesmas Kecamatan Duren Sawit dan dijadwalkan untuk suntikan keduanya pada 25 September 2021.

“Pada saat saya disuntik vaksin pertama kemarin, saya tidak perlu menunggu lama, menunggu cukup lama hanya pada saat antre masuk ke Puskesmas bergiliran dengan peserta lain yang akan divaksin, saat sudah masuk kedalam dan akan dilakukan penyuntikan waktunya cepat sekali dan saya coba tanya ke petugasnya kenapa bisa cepat proses penginputan data identitas saya, ternyata dijawab oleh petugas karena mereka menggunakan aplikasi P-Care yang sudah terdapat data saya sehingga tidak memerlukan waktu yang lama,“ ucap Nia saat dijumpai tim Jamkesnews pada hari Kamis (21/10).

Nia beberapa kali sudah pernah menggunakan program JKN-KIS saat berada di kampung, suami dan anaknya pun juga sudah pernah menggunakan. Dirinya menganggap bahwa Program JKN-KIS sangat bermanfaat bagi dirinya apalagi kalau harus mengeluarkan biaya pelayanan kesehatan yang tinggi ketika berobat dirinya mengaku tidak memiliki biaya untuk membayarnya.

“Program JKN-KIS ini saat bermanfaat sekali bagi keluarga saya, apalagi suami saya memiliki penyakit lambung dan anak saya memiliki penyakit asma sehingga ada kemungkinan untuk berobat dalam jangka waktu yang berdekatan, dengan adanya Program JKN-KIS ini saya sangat terbantu sekali dari segi biaya pengobatan maka dari itu saya terdaftar sebagai peserta PBI APBN, saya sungguh berterimakasih kepada pemerintah karena keluarga saya bisa memiliki jaminan kesehatan yang dibiayai oleh pemerintah iuran JKN-nya,” kata Nia diakhir perbincangan.(MN/cp)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *