JAKARTA TIMUR – potensinusantara.co.id – Ada beberapa hal yang ada didunia ini yang tidak bisa kita beli oleh berapapun uang yang kita miliki, salah satunya yaitu kesehatan. Dewasa ini banyak orang yang melupakan akan pentingnya kesehatan. Kesibukan dalam bekerja dari pagi hingga malam yang menjadi tuntutan pekerjaan menjadi salah satu penyebab banyak orang mengabaikan kesehatan. Muhamad Riski (28 Tahun), salah satu peserta JKN-KIS ini sadar betapa pentingnya jaminan kesehatan bagi dirinya dan keluarga. Riski terkadang tidak memiliki waktu untuk menjaga kesehatan dan khawatir sewaktu-waktu bisa saja jatuh sakit. Oleh karena itu dirinya langsung memastikan ditempatnya bekerja, ia dan keluarganya telah didaftarkan menjadi peserta JKN-KIS.
Dengan menjadi peserta JKN-KIS, Riski merasa aman dan tenang dalam mengakses pelayanan kesehatan. Pertama kali Riski menggunakan manfaat dari Program JKN-KIS yaitu pada saat dirinya jatuh sakit dikarenakan terjangkit demam berdarah beberapa waktu yang lalu. Gejala yang ia rasakan yaitu kondisi fisiknya yang menurun, setelah mendapatkan rujukan kerumah sakit, dirinya langsung diminta ke laboratorium untuk diambil darahnya. Setelah dicek ternyata kadar trombosit dalam darahnya dibawah batas normal sehingga diharuskan dirawat inap.
“Saya sangat bersyukur dan beruntung karena telah terdaftar menjadi peserta JKN-KIS, program ini sangat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Indonesia, tidak ada lagi kekhawatiran ketika kita ingin mengakses pelayanan kesehatan, dengan prosedur yang sesuai, BPJS Kesehatan siap melindungi,” ujar Riski saat dijumpai oleh tim Jamkesnews pada Kamis (21/10).
Di era digital ini dan bersamaan dengan wabah virus corona (Covid-19), BPJS Kesehatan terus berinovasi demi memenuhi kebutuhan dan kepuasan peserta JKN-KIS. Dengan Aplikasi Mobile JKN, Riski merasa terbantu karena terdapat fitur-fitur yang membantunya dalam mengakses pelayanan kepesertaan tanpa harus datang ke kantor cabang. Riski berharap kedepannya BPJS Kesehatan bisa terus berkembang untuk dapat selalu melayani peserta JKN-KIS.
“Tidak pernah saya merasakan puas saat mendapatkan pelayanan kesehatan seperti saat ini, image negatif terhadap BPJS Kesehatan tidak saya rasakan, dokter dan perawatnya sangatlah baik juga profesional, semua pelayanannya baik dan yang terpenting saya tidak dikenakan iur biaya,” tutup Riski.(MN/cp)












