Membantu Sesama Dengan Rutin Membayar Iuran J

banner 468x60

JAKARTA TIMUR – potensinusantara.co.id – Manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri tanpa adanya bantuan dari manusia lain. Manusia yang sedang kesusahan atau kekurangan pastinya membutuhkan bantuan dari manusia lain yang berkecukupan. Sifat manusia tersebut yang akhirnya melahirkan budaya gotong royong, budaya leluhur bangsa Indonesia yang dijadikan prinsip oleh BPJS Kesehatan dalam menyelenggarakan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), diimplementasikan melalui yang sehat membantu yang sakit dengan cara membayar iuran JKN tepat waktu.
Hal tersebut diakui oleh Bagus Khalamuddin (29 Tahun), seorang peserta JKN-KIS dari segmen kepesertaan Pekerja Penerima Upah (PPU). Menurut dirinya ada banyak cara untuk dapat berbagi dengan sesama, salah satunya dengan membayar iuran JKN. Bagus bekerja disalah satu perusahaan swasta, bapak dengan satu orang anak ini terdaftar sebagai peserta JKN-KIS sejak tahun 2016 yang didaftarkan oleh kantor tempatnya bekerja. Ia mengaku bahwa tidak mempermasalahkan gajinya tiap bulan dipotong untuk iuran JKN, karena dengan iuran tersebut dirinya tidak perlu pusing dan khawatir lagi terkait biaya berobat Bagus dan keluarganya.
“Bagi saya, membayar iuran JKN merupakan salah satu cara berbagi rezeki dengan sesama yang lebih memerlukan atau sedang sakit, disaat sehat saya bisa membantu orang lain yang sedang sakit dan begitupun sebaliknya seperti pengalaman saya ketika sakit dan memerlukan biaya yang besar, tentunya biaya tersebut merupakan kumpulan iuran dari peserta JKN-KIS lainnya,” ujar Bagus saat ditemui oleh Tim Jamkesnews pada Senin (25/10).
Bagus mengetahui bahwa terdapat beberapa penyakit yang biaya pelayanan kesehatannya cukup tinggi, penyakit ini biasa kita sebut dengan penyakit katastropik. Sedikitnya ada sembilan penyakit yang menduduki posisi puncak penyakit katastropik seperti jantung, stroke, diabetes, kanker, ginjal, hepatitis, thalasemia, leukemia dan hemofilia sehingga dirinya pun mengajak untuk peserta JKN-KIS lainnya untuk selalu menjaga kesehatan dengan berbagai cara seperti berolahraga rutin, menjaga asupan makanan, tidak merokok, istirahat yang cukup selain juga memiliki jaminan kesehatan untuk berjaga – jaga apabila kita jatuh sakit tentunya membayar iuran JKN secara tepat waktu.
“Mencegah lebih baik daripada mengobati, kalau bisa dihindari mengapa tidak kita hindari karena siapa sih yang mau menderita jatuh sakit, saya berharap agar BPJS Kesehatan dapat terus melayani masyarakat Indonesia tanpa lelah sehingga kedepannya semakin banyak masyarakat yang tertolong dengan manfaat dari Program JKN-KIS ini dan juga tidak lupa bagi peserta JKN-KIS untuk selalu membayar iurannya tepat waktu,” tutup Bagus.(MN/cp)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *