Banyuwangi, potensinusantara.co.id – Untuk memperkuat sinergi internal dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., memimpin langsung Apel Jam Pimpinan yang digelar di halaman Mapolresta Banyuwangi. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyampaikan arahan, evaluasi kinerja, serta penegasan nilai-nilai profesionalisme dan pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Kapolresta menyampaikan apresiasi atas keberhasilan jajaran Polresta Banyuwangi dalam mengamankan ajang internasional Tour de Banyuwangi Ijen (TDBI) 2025 Keberhasilan tersebut dinilai sebagai bukti nyata kesiapan institusi dalam mendukung agenda global dengan standar pengamanan yang profesional dan terukur.
“Kita telah menunjukkan bahwa Polresta Banyuwangi mampu mengawal kegiatan internasional dengan dedikasi tinggi dan koordinasi yang solid,” kata Kapolresta.
Lebih lanjut, Kapolresta menyoroti pentingnya kesiapan fisik dan mental personel, khususnya dalam menghadapi tantangan operasional di lapangan seperti penguraian arus lalu lintas menuju Pelabuhan Ketapang yang kerap padat. Ia menekankan bahwa kebugaran fisik merupakan modal utama dalam menjaga efektivitas dan ketahanan kerja.

“Pastikan tubuh tetap fit dan prima. Tugas di lapangan menuntut kesiapan penuh, terutama di titik-titik rawan kemacetan,” tegasnya.
Dalam konteks pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Kapolresta juga memberikan perhatian terhadap kegiatan masyarakat yang menggunakan sound system berlebihan, atau dikenal sebagai sound horeg, Ia mengimbau agar kegiatan tersebut tetap difasilitasi dengan pendekatan persuasif, namun tetap dalam batas waktu dan intensitas yang tidak mengganggu kenyamanan publik.
“Kegiatan masyarakat adalah bagian dari ekspresi budaya yang perlu dihargai. Namun, kita juga harus menjaga keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan ketertiban umum,” tambahnya.
Apel Jam Pimpinan ini merupakan agenda rutin yang mencerminkan komitmen Polresta Banyuwangi dalam membangun institusi yang responsif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik yang humanis. Melalui konsolidasi semacam ini, diharapkan seluruh personel semakin memahami peran strategis mereka dalam menjaga stabilitas dan kepercayaan masyarakat.
(MSP)












