Wakapolda Jateng Jenguk Anggota Terluka Saat Rusuh di Semarang

banner 468x60

JAWA TENGAH , potensinusantara.co.id- Wakapolda Jawa Tengah (Jateng), Brigjen Usman Latif, menjenguk lima anggotanya yang terluka akibat kerusuhan di Kota Semarang. Usama Latif berkunjung ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang pada Selasa pagi (2/9/2025)

Pesan Usman Latif kepada para anggota tersebut agar tidak kapok untuk melayani masyarakat.

Para anggota mengalami luka cukup serius saat mengamankan beberapa aksi yang berujung ricuh di Kota Semarang.

Latif pun memberi dukungan moral kepada para anggota dan keluarga bersangkutan sebagai wujud kepeduliannya dan menjaga semangat anggotanya.
“Ini sudah menjadi bagian dari risiko tugas kita di lapangan. Saya meminta agar para personel tetap semangat dalam bertugas,” kata Latif.

“Jangan kapok untuk terus melayani masyarakat. Keluarganya juga saya harap dapat mendukung serta mendoakan agar ke depan terus memberikan pelayanan dan pengabdian terbaik pada masyarakat,” lanjutnya.

Didampingi Kabid Dokkes Polda Jateng Kombes drg Agustinus MHT dan sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Jateng. Latif pun mendapat penjelasan soal perkembangan kesehatan anggotanya dari Agustinus, Agustinus menjelaskan luka yang dialami para anggotanya itu di bagian tangan dan lengan, para anggota mengalami luka akibat terkena lemparan batu, benda tumpul, hingga tertabrak kendaraan pelaku kerusuhan.

Meski harus dioperasi, Agustinus menjelaskan, para anggota dalam kondisi cukup stabil.
“Kondisi kesehatan mereka saat ini cukup stabil. Terhadap para personel yang terluka saat ini mendapatkan perawatan intensif dan rencananya akan menjalani tindakan medis berupa operasi,” terang Agustinus.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto, mengapresiasi pengabdian para anggota hingga mengalami luka saat bertugas. Ditegaskan, insiden tersebut harus menjadi pelajaran bersama agar masyarakat lebih bijak dalam menyampaikan aspirasi.

“Luka yang dialami anggota tersebut adalah bukti nyata bahwa tugas kepolisian penuh dengan risiko. Namun, mereka tetap melaksanakannya dengan ikhlas demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ucap Artanto.

“Untuk itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat agar menyampaikan pendapat dengan cara yang damai dan beradab, bukan dengan anarkis yang justru merugikan semua pihak,” lanjutnya.

Dalam menjaga wilayah tetap kondusif, Artanto mengatakan polisi membutuhkan dukungan masyarakat.

“Menjaga keamanan bukan hanya tugas polisi, melainkan tanggung jawab kita bersama. Kami berharap masyarakat semakin dewasa dalam berdemokrasi, saling menghargai, dan selalu mengedepankan persaudaraan. Dengan begitu, Jawa Tengah akan tetap menjadi rumah yang aman dan nyaman bagi semua,” pungkasnya.

Usman Latif perwira kepolisian kelahiran Kebumen, 10 Agustus 1973 dan merupakan alumni Akademi Kepolisian tahun 1995, naik pangkat menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen) atau Jenderal bintang satu.

Latif Usman menggantikan Irjen Agus Suryonugroho menjadi Wakapolda Jawa Tengah (Jateng).

Perjalanan karier Kombes Pol Latif Usman:

– Kabag Binopsnal Ditlantas Polda Metro Jaya

– Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya (2012)

– Pamen Polda Malut (2014)

– Kapolres Semarang Polda Jateng (2015)

– Wadirlantas Polda Metro Jaya (2016)

– Dirlantas Polda DIY (2016)

– Analis Kebijakan Madya Bidang Regident Korlantas Polri (2018)

– Dirlantas Polda Jawa Timur (2020)

– Dirlantas Polda Metro Jaya (2022)

– Wakapolda Jawa Tengah (Jateng).

(sultan)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *