Rowo Bayu Songgon Jadi Saksi Peringatan Haul Trah Tawang Alun Harmoni Budaya Dan Silaturahmi Dalam Balutan Sejarah

banner 468x60

Banyuwangi Jawa Timur potensinusantara.co.id – Di jantung keindahan alam Rowo Bayu, Songgon, Banyuwangi, terukir harmoni budaya silaturahmi dalam peringatan Haul Susuhunan Prabu Tawangalun Ing Kedaton Macan Putih yang ke 334. dilaksanakan oleh Generasi Trah Tawangalun merupakan lebih dari sekadar agenda rutin, acara ini menjadi representasi komitmen untuk melestarikan warisan budaya di tlatah Banyuwangi yang kaya akan makna spiritual dan sejarah sekaligus mempererat jalinan persaudaraan di antara anggota keluarga besar Trah Tawangalun hususnya dan masyarakat Banyuwangi pada umumnya.

Acara haul ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Bupati Banyuwangi, Wakapolresta Banyuwangi, Ketua DPW Matra Jawa Timur, ketua DPD Matra Banyuwangi, Forkopimka Songgon, Pemangku adat Blambangan Ki Ageng Bumi Sroyo, serta pengurus dan anggota paguyuban/ padepokan spiritual dan seni budaya di Banyuwangi, tidak ketinggalan hadir pula utusan dari kasultanan Mangkualaman ,Jawa tengah. Partisipasi mereka menegaskan dukungan penuh terhadap pelestarian warisan budaya lokal yang menjadi identitas daerah yang sangat menghargai sejarah peradabannya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Festiandani menyampaikan harapannya agar peringatan haul ini dapat semakin memperkokoh identitas budaya Banyuwangi. “Melalui pelestarian seni budaya lokal, seperti Gandrung, Janger dan lainnya, kita tidak hanya mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus, tetapi juga membuka pintu bagi wisatawan untuk lebih mengenal Banyuwangi,” ujarnya. Beliau juga menekankan urgensi menanamkan kesadaran pada generasi muda untuk terus menjaga tradisi,” ungkap nya

Dengan semangat yang tak lekang oleh waktu, peringatan haul Susuhunan Prabu Tawangalun bukan hanya menjadi catatan sejarah, tetapi juga inspirasi bagi kita semua untuk terus menjaga warisan budaya berupa Semangatnya, kebijakannya, keberanian nya dalam mempererat persaudaraan, dan kebersamaan membawa Banyuwangi menuju masa depan yang gemilang.

“Dengan semangat silaturahmi yang terjalin, kami berharap persatuan dan kesatuan masyarakat Banyuwangi akan semakin solid. Tujuan kita adalah mewujudkan Banyuwangi yang maju dan sejahtera, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan tradisi yang kita miliki,” tambah Ipuk

Keindahan alam Rowo Bayu turut menyempurnakan kekhusyukan suasana. Peringatan haul ini menjadi refleksi atas jasa besar Prabu Tawang Alun, serta komitmen untuk melestarikan nilai-nilai luhur yang telah diwariskannya.

KPP.SRIE SOEPUTRO JOWO UJA CIPTONAGORO, Ketua MATRA DPW Jawa Timur, dalam sambutannya menyampaikan,” Bahwa acara ini merupakan momen untuk mengenang wafatnya Susuhunan Kanjeng Prabu Tawang Alun Kedaton Macan Putih Blambangan Banyuwangi dan ucapan terima kasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Polresta, Kodim 0825, serta para pemangku adat dan budaya, ini merupakan bukti nyata komitmen terhadap pelestarian sejarah dan budaya” ujarnya.

Ketua DPD Matra Banyuwangi, Teguh Eko Rahadi SAB, turut menegaskan pentingnya menjaga nilai budaya lokal Banyuwangi dan persatuan serta rasa kebersamaan dari seluruh keluarga besar trah Tawang Alun Banyuwangi. Beliau berharap, kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan antar anggota trah, tetapi juga seluruh masyarakat Banyuwangi. “Dengan silaturahmi yang kuat dan terjalin baik, serta komitmen untuk menjaga nilai budaya dan persatuan trah Tawangalun Banyuwangi, semoga kita semua semakin solid dalam melestarikan warisan berharga ini,” tandasnya

(MSP)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *