JAKARTA TIMUR – Potensinusantara.co.id – Kesehatan merupakan salah satu hal yang tidak ternilai dan belum tentu dapat kita beli dengan berapapun harta yang kita miliki. Tidak sedikit orang-orang saat ini seringkali melupakan akan pentingnya kesehatan. Kebiasaan beberapa orang dalam menjalankan rutinitas pekerjaannya sehari-hari mulai dari pagi hingga malam hari menjadi salah satu penyebab terabaikannya kesehatan. Menjaga kesehatan sama pentingnya dengan kita memiliki jaminan kesehatan. Risiko penyakit ketika kita sudah melakukan langkah preventif dengan menjaga kesehatan bisa saja terjadi. Setidaknya itu yang dialami oleh salah satu peserta JKN yaitu Setiawan (35).
Keseharian Setiawan sehari-hari adalah pedagang sate ayam. Ia pun menceritakan pengalamannya sebelum menjadi peserta JKN yang pada saat itu dirinya sudah melakukan beberapa upaya menjaga kesehatan seperti berolahraga dan menjaga asupan makanan terutama ketepatan dalam waktu makan dikarenakan Setiawan memiliki riwayat penyakit lambung. Menjaga asupan dan waktu makan ternyata tidak menutup kemungkinan Setiawan jatuh sakit karena penyakit lambungnya kambuh. Tidak sedikit biaya yang dikeluarkan untuk biaya pengobatan sakitnya tersebut. Dari pengalaman itulah Setiawan sadar akan pentingnya memiliki jaminan kesehatan selain menjaga kesehatan.
“Pengalaman sakit lambung saya itu yang membuat saya sadar pentingnya memiliki jaminan kesehatan mas. Waktu itu seingat saya sakit di tahun 2017 dan dirawat kurang lebih satu minggu yang tentunya mengeluarkan biaya yang lumayan menguras tabungan saya. Sebenarnya saya sudah mengetahui informasi tentang Program JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan namun saya masih mengabaikan untuk jadi peserta. Setelah saya jatuh sakit tersebut tidak lama saya mendaftarkan diri saya beserta keluarga menjadi peserta JKN pada segmen kepesertaan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU),” ucap Setiawan saat ditemui oleh tim Jamkesnews pada Kamis (3/11).
Setiawan menambahkan bahwa setelah menjadi peserta JKN dirinya rutin berobat di klinik tempatnya terdaftar. Dengan rutinnya ia berobat menjadikan kesehatannya selalu terkontrol dan dapat menurunkan risiko kemungkinan Setiawan jatuh sakit. Manfaat dari Program JKN tidak hanya dirinya sendiri yang merasakan namun anggota keluarga serta saudaranya juga mendapatkan manfaatnya. Anaknya yang paling kecil pernah dirawat karena sakit asma dan istrinya juga pernah dirawat karena sakit tipes, kedua saat perawatan tidak mengalami kendala yang berarti. Alur pelayanannya lancar serta tidak dibeda-bedakan, baik petugas administrasi maupun tenaga kesehatan mulai dari perawat sampai dokter semuanya memberikan pelayanan yang baik dan yang paling penting tidak ada biaya tambahan lagi.(MN/cp)












