Konfederasi Supir Logistik Bertemu KSP Moeldoko Membahas Perihal Kemudahan Syarat Perjalanan

banner 468x60

Jakarta, pedulibangsa.co.id – Konfederasi Supir Logistik lakukan audiensi dengan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko perihal percepatan vaksinasi Covid-19 kepada supir logistik. Moeldoko mengatakan akan berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk membantu kerja para supir angkutan logistik yang kerap terhambat dalam pengiriman logistik karena syarat ketat perjalanan.

Moeldoko mengatakan, dirinya telah menghubungi Menteri Kesehatan untuk mempercepat pemberian vaksinasi COVID-19 kepada supir angkutan logistik.

“Saya sudah menghubungi Menkes Budi Gunadi dan menjelaskan semua permasalahan para sopir. Beliau akan mendorong percepatan program vaksinasi untuk semua sopir logistik,” kata Moeldoko dalam siaran pers terkait pertemuan antara KSP dengan perwakilan Konfederasi Sopir Logistik Indonesia, Selasa, (21/9/2021).

KSP, kata Moeldoko, juga meminta Kementerian Kesehatan untuk berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk penerapan protokol baru terkait syarat perjalanan bagi supir logistik.

Deputi IV KSP Bidang Informasi dan Komunikasi Politik Juri Ardiantoro juga berjanji akan memfasilitasi vaksinasi gratis untuk para sopir logistik yang masih belum menerima vaksin.

Menurut siaran pers KSP, para supir logistik yang tergabung dalam Konfederasi Sopir Logistik Indonesia berencana untuk demonstrasi besar-besaran pada Kamis (23/9/2021) besok guna menuntut kemudahan kepada pemerintah mengenai syarat perjalanan.

Namun, menurut KSP, rencana demonstrasi ini batal setelah perwakilan sopir logistik bertemu dan berdialog dengan Moeldoko pada hari ini, Selasa.

“Pada hari Kamis, kami ingin menggelar aksi demonstrasi serentak seluruh Indonesia, namun hari ini kami ditemui oleh Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan besar harapan kami agar KSP bisa menemukan solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh para sopir,” ucap Hijrotul Hady, koordinator Konfederasi Sopir Logistik Indonesia.

Para supir mengeluhkan syarat perjalanan yang dianggap menyulitkan mereka untuk mendistribusikan logistik antar Provinsi dan antar Pulau. Syarat perjalanan itu antara lain adalah syarat tes cepat (rapid) antigen bagi para sopir logistik, terutama yang akan melakukan perjalanan dari dan menuju Pulau Bali dan Nusa Tenggara Barat.

Para supir mengatakan, syarat uji cepat rapid tes antigen ini berlaku bagi semua sopir baik yang sudah maupun belum divaksinasi. Namun sayangnya jam pelayanan rapid tes antigen gratis ini masih sangat terbatas, yakni dari pukul 08.00 pagi hingga pukul 22.00 waktu setempat.

Para supir pun mengeluhkan pengiriman logistik di malam hari yang terhambat karena syarat tes rapid antigen tersebut, bahkan, tak jarang hal ini juga menyebabkan penumpukan antrian di pelabuhan. (Red)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *