Banyuwangi Jawa Timur, pedulibangsa.co.id – Ruas jalan penghubung antara Dusun Jajangan Sumberbulu dan Dusun Bangunrejo di Kecamatan Songgon kini dalam kondisi sangat memprihatinkan, dengan kerusakan mencapai hampir seluruh bagiannya (90%). Jalur sepanjang 2,5 km yang menjadi akses utama bagi ratusan warga sekitar ini semakin memburuk akibat pergantian kondisi cuaca yang ekstrem dari panas terik yang luar biasa hingga hujan deras yang menerjang secara terus-menerus.
Bagi warga setempat seperti Budi (38 tahun), kondisi jalan yang hanya menyisakan batu, kerikil, dan tanah liat akibat pelupasan aspal menjadi sumber kekhawatiran besar. “Banyak lubang dalam yang sering membuat pengendara motor terjatuh. Terutama di pagi dan sore hari ketika lalu lintas sangat padat, resiko terjadinya kecelakaan semakin tinggi,” ucapnya.
Tak hanya masalah keselamatan, kondisi jalan juga memberikan dampak signifikan bagi aktivitas ekonomi masyarakat. Roy (42 tahun), seorang sales distributor bangunan yang sering melintas melalui jalur ini, mengaku harus mengeluarkan waktu lebih banyak untuk mencapai tujuan. “Saya harus sangat berhati-hati menghindari setiap lubang. Padahal jalan ini juga digunakan oleh banyak orang dari Dusun Jajangan, Bangunrejo, dan Parangharjo Krajan untuk berbagai keperluan. Semoga pemerintah segera mengambil tindakan agar aktivitas masyarakat bisa berjalan lancar kembali,” harapnya.
Menurut Rojikin (40 tahun), pemilik toko bangunan di Desa Bangunrejo Parangharjo, faktor utama yang mempercepat kerusakan adalah pergantian cuaca ekstrem. “Ketika panas ekstrim, permukaan jalan mengalami retakan parah. Setelah itu hujan datang dan merendam bagian yang retak, membuat struktur jalan semakin lemah. Ditambah lagi dengan lalu lintas truk besar yang sering melintas, membuat kerusakan semakin parah,” jelasnya pada Sabtu (28/03/2026).
Berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pemerintah memiliki kewajiban untuk menjaga kelayakan jalan raya. “Kami berharap penanganan bisa dilakukan sesegera mungkin. Jalan ini sangat penting bukan hanya untuk keamanan berkendara, tapi juga sebagai tulang punggung perekonomian daerah sekitar,” tandas Rojikin.
(MSP)












