Tingkatkan Kompetensi Doktor FKTP Melalui Mentoring Spesialis

banner 468x60

JAKARTA TIMUR – potensinusantara.co.id – Dalam tugasnya menyelenggarakan Program JKN, BPJS Kesehatan selain mengembangkan sistem pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi peserta JKN, juga megembangkan sistem kendali mutu pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan. Salah satunya yaitu Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang terdiri dari Puskesmas, klinik, praktek dokter umum dan praktek dokter gigi. FKTP diharuskan memiliki komitmen dalam hal memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi peserta JKN untuk meningkatkan mutu pelayanan melalui beberapa indikator pelayanan kesehatan perorangan, antara lain adalah kasus rujukan non spesialistik dan pelaksanaan Program Rujuk Balik (PRB) guna meningkatkan kepuasan peserta JKN terhadap Program JKN. Hal ini disampaikan oleh Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Timur, Mega Yudha Ratna Putra saat membuka kegiatan Pertemuan Mentoring Spesialis Bersama Dokter Spesialis Dengan FKTP bertempat di daerah Matraman, Rabu (26/07).

Mega mengatakan bahwa BPJS Kesehatan perlu berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi dokter di FKTP sebagai bentuk kolaborasi dan sinergi bersama pelayanan kesehatan dalam menyelenggarakan Program JKN. Salah satunya yaitu mengadakan kegiatan berupa pertemuan dan diskusi yang membahas kasus dengan tema tata Kelola komprehensif terintegrasi pasien Diabetes Mellitus dan Hipertensi di layanan primer bersama dokter pembina yang pada kesempatan kali ini dilakukan oleh dokter spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit Harum Sisma Medika yaitu dr. Anton Isdijanto, SpPD. Dalam pelaksanaan Program JKN terdapat upaya pelayanan kesehatan berupa promotif dan preventif, dimana tujuan dari upaya tersebut adalah untuk mencegah terjadinya risiko penyakit kronis dikemudian hari terhadap pasien sehingga nantinya selaras dengan meningkatnya kepuasan peserta JKN dan juga meningkatkan pelayanan kesehatan. Hal tersebut juga sebagai investasi jangka panjang dimana return of investment berupa berkurangnya beban finansial dan menurunnya angka kesakitan.

”BPJS Kesehatan sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh FKTP yang telah memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada peserta JKN dan juga ikut bergabung pada kegiatan ini guna meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan di FKTP. Tentunya dalam pelaksanaan Program JKN, BPJS Kesehatan tidak dapat berjalan sendiri, perlu sinergi dan kolaborasi dengan berbagai macam pihak salah satunya yaitu FKTP sebagai pemberi pelayanan kesehatan awal kepada peserta JKN, sehingga tentunya BPJS Kesehatan dirasa perlu ikut berperan dalam meningkatkan mutu layanan di FKTP dengan melaksanakan mentoring spesialis. Apabila mutu layanan di FKTP meningkat tentunya kepuasan terhadap peserta pun juga ikut meningkat,” pungkas Mega.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Harum Sisma Medika selaku Dokter Pembina, Anton Isdijanto mengatakan bahwa mentoring spesialis berfungsi untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para dokter di FKTP. Keberadaan dokter sendiri tidak hanya untuk melakukan peran kuratif yaitu serangkaian upaya dan kegiatan pengobatan yang ditujukan untuk penyembuhan penyakit, pengurangan penderitaan akibat penyakit, pengendalian penyakit, atau pengendalian kecacatan agar kualitas penderita dapat terjaga seoptimal mungkin, akan tetapi juga bagaimana kita menjaga masyarakat agar tetap menerapkan pola hidup sehat melalui fungsi promotif dan preventif. Upaya promotif dan preventif pun ada beberapa cara seperti rutin berolah raga, mengonsumsi makanan yang bergizi, tidur yang cukup, rutin minum air putih dan juga melakukan skrining kesehatan sederhana melalui Aplikasi Mobile JKN yang disediakan oleh BPJS Kesehatan.

“Praktek kedokteran merupakan rangkaian kegiatan dokter kepada pasien sebagai upaya meningkatkan kesehatan masyarakat. Dokter harus memberikan informasi tentang penyakit yang diderita oleh pasien secara jelas dan transparan sehingga diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi ajang berbagi ilmu antara dokter spesialis rumah sakit dengan dokter di FKTP,” tutup Anton.(MN/cp)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *