Banyuwangi, potensinusantara.co.id – Respon publik mulai bermunculan ketika salah satu anggota DPRD Banyuwangi dari F-PPP mengeluarkan wacana Raperda tentang janda.
Diah Permatasari, salah seorang istri ASN ini menyesalkan wacana tersebut. Dirinya mengaku sangat menyesalkan adanya wacana Raperda tentang Janda.
“Saya sangat menyesalkan hal tersebut. Saya tahu bahwa itu usulan pribadi, tapi sungguh sangat disayangkan wacana itu muncul dari wakil rakyat yang seharusnya mengayomi bukan malah menimbulkan kontroversi,” tuturnya, Sabtu (4/6/2022).
Dirinya menambahkan, tidak ada seorang wanita yang menginginkan status janda, semua karena keadaan dan takdir.
“Status janda itu karena keadaan dan takdir. Sebagai seorang istri ASN ingin berpesan, biarkanlah suami kami mengemban mengemban amanah untuk menjalankan tugas dan kewajiban sebaik-baiknya sebagai bentuk pengabdian pada Tuhan serta bangsa dan negara,” tambahnya.
“Terakhir, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada bapak Ali Mahrus yang telah memberika klarifikasi. Semoga kedepan, kepada semua pemangku kebijakan dan pembuat aturan, jangan pernah menggulirkan wacana atau aturan yang dapat menyakiti hati rakyatnya, karena anda kami pilih dari hati, bukan karena menang undi,” tutupnya. (Red)












