JAKARTA TIMUR – potensinusantara.co.id – Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah menjadi solusi penting bagi masyarakat Indonesia dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas. Kehadirannya memberikan kemudahan akses bagi berbagai kalangan, salah satunya yang telah merasakannya ialah Samantha Rebecca S. Silalahi (20), seorang mahasiswa yang terdaftar sebagai peserta JKN dari segmen PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah). Samantha ingin berbagi pengalamannya menggunakan program ini untuk mengatasi masalah alergi yang sempat mengganggu kesehariannya.
Samantha menceritakan salah satu pengalamannya menggunakan JKN bermula ketika ia mengalami alergi parah disertai gatal-gatal, flu, dan sakit kepala. Pada saat itu dirinya tidak mengetahui penyebab alergi yang dideritanya, sehingga Samantha memutuskan untuk pergi ke Puskesmas tempat dirinya terdaftar. Setelah ia sampai disana, Samantha melakukan pendaftaran dan menunggu giliran untuk pemeriksaan di poli oleh dokter. Selesai diperiksa oleh dokter, diketahui bahwa Samantha memiliki riwayat alergi terhadap beberapa protein, seperti susu sapi, keju, dan lain-lain. Alergi tersebut sempat hilang, namun muncul kembali karena perubahan sistem imun seiring pertumbuhan. Selain itu, ia juga mengalami alergi terhadap debu, bulu kucing, dan perubahan suhu ekstrem.
“Setelah diperiksa, saya diberikan obat dan salep untuk mengatasi alergi saya. Sekarang kalau muncul gejala lagi, saya sudah tahu apa yang harus dilakukan. Saya menjadi lebih berhati-hati dengan makanan dan lingkungan yang berpotensi memicu alergi saya. Langkah pencegahan tersebut membuat saya merasa lebih siap menghadapi kondisi serupa di kemudian hari. Saya merasa puas karena selama menggunakan layanan JKN di Puskesmas, saya tidak dikenakan biaya tambahan apa pun. Semua pengobatan yang saya terima, mulai dari konsultasi hingga pemberian obat, sepenuhnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Hal ini sangat membantu saya sebagai mahasiswa yang belum memiliki penghasilan tetap,” ujar Samantha dengan lega saat disambangi tim Jamkesnews pada Selasa (18/02).
Samantha mengungkapkan pengalaman saat mendaftar di Puskesmas dirinya hanya diminta untuk menunjukan KTP atau kartu JKN baik fisik maupun digital melalui Aplikasi Mobile JKN. Samantha mengapresiasi pelayanan tenaga kesehatan di Puskesmas yang menurutnya sudah cukup baik. Pelayanan baik dokter, perawat maupun petugas administrasi sangat ramah dan professional saat memberikan layanan. Ia menambahkan juga bahwa lingkungan puskesmas yang bersih dan fasilitas yang terawat memberikan dampak positif, baik secara fisik maupun psikologis bagi pasien.
Berdasarkan pengalaman Samantha, Program JKN cukup bermanfaat, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan akses layanan kesehatan dengan harga terjangkau. Samantha yakin dengan semakin banyaknya masyarakat yang menggunakan layanan ini, BPJS Kesehatan dapat terus meningkatkan mutu layanannya agar dapat memenuhi kebutuhan seluruh peserta JKN. Menurutnya, BPJS Kesehatan sudah banyak membantu orang-orang apabila terus diperbaiki dan berkembang, dirinya yakin program ini bakal jadi andalan utama dalam hal urusan jaminan kesehatan masyarakat Indonesia.(MN/cp)
Program JKN Bantu Tangani Alergi Samantha












