Pergantian Kepemimpinan Lapas Banyuwangi, Kalapas Baru Siap Lanjutkan Program

banner 468x60

Pucuk pimpinan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi telah berganti. Mochamad Mukaffi yang telah menjabat selama 4 bulan kini mengemban amanah baru di Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Maluku Utara. I Wayan Nurasta Wibawa resmi menjabat sebagai Kalapas Banyuwangi baru setelah sebelumnya menjabat sebagai Kalapas Banjarbaru.

Serah terima jabatan berlangsung pada Senin 19 Mei 2025 di Aula Sahardjo dengan disaksikan langsung oleh Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur, Kadiyono. Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Kepala UPT se Korwil Jember dan beberapa perwakilan Kepala UPT Pemasyarakatan wilayah Jawa Timur. Acara serah terima ini menjadi momentum penting dalam proses transisi kepemimpinan di Lapas Banyuwangi.

Dalam sambutannya, Kadiyono menekankan pentingnya membangun sinergitas yang kuat dengan berbagai pihak untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan. Ia juga mengingatkan bahwa dinamika Pemasyarakatan berkembang begitu cepat, sehingga perlu adaptasi yang cepat untuk mengikuti perubahan tersebut.

Dengan pergantian kepemimpinan ini, Lapas Banyuwangi siap melanjutkan program-program yang telah ada dan meningkatkan kinerja untuk mencapai tujuan Pemasyarakatan yang lebih baik. Kalapas baru ini diharapkan dapat membawa perubahan positif dan meningkatkan kualitas pelayanan di Lapas Banyuwangi.

“Dinamika Pemasyarakatan berkembang begitu cepat, untuk menyikapinya perlu membangun sinergitas yang kuat dengan berbagai pihak dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan,” ujarnya. Kadiyono juga menjelaskan bahwa perubahan dalam lingkup Pemasyarakatan harus diikuti dan dilaksanakan demi tercapainya perbaikan dalam tubuh Pemasyarakatan.

I Wayan Nurasta Wibawa berkomitmen untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan, terutama yang terkait dengan peningkatan pembinaan serta pemberantasan handphone, pungutan liar (pungli), dan narkoba di dalam lapas. Ia juga menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan arahan pimpinan dan meminta bimbingan serta izin bergabung dengan lingkungan Kanwil Ditjenpas Jawa Timur.

“Program yang telah berjalan akan kami lanjutkan, terutama yang terkait dengan peningkatan pembinaan serta pemberantasan handphone, pungli dan narkoba,” tandas Wayan. Ia berharap dapat bekerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kinerja Lapas Banyuwangi.

(MSP)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *