Banyuwangi Jawa Timur, potensinusantara.co.id – Tahun ajaran 2025 membawa kabar gembira bagi dunia pendidikan di Banyuwangi. Setiap lulusan SMP kini memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tanpa kendala daya tampung, baik di SMA maupun SMK, negeri maupun swasta.Data terbaru menunjukkan bahwa jumlah lulusan SMP tahun ini mencapai 17.263 siswa, sementara daya tampung total SMA/SMK di Banyuwangi tersedia untuk 26.292 siswa. Dengan kapasitas yang lebih luas dibandingkan jumlah lulusan, tidak ada lagi kekhawatiran akan keterbatasan kuota sekolah
Kasubag TU Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Banyuwangi Setyo Agung Wahyudi M.Pd menjelaskan,”Berikut ini adalah rincian dari daya tampung SMA dan SMK di Banyuwangi
SMA Negeri 5.580 siswa
SMK Negeri 5.112 siswa
SMA dan SMK Swasta 15.600 siswa
Total Daya Tampung SMA/SMK 26.292 siswa
Total Lulusan SMP Tahun Ini 17.263 siswa,” jelas Setyo Senin 26 Mei 2025 Banyuwangi Jawa Timur
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pemerintah daerah dan Dinas Pendidikan telah menyiapkan sistem penerimaan siswa baru secara maksimal, sehingga tidak ada siswa yang harus mencari sekolah di luar daerah karena keterbatasan kuota.Selain itu, ketersediaan pilihan sekolah yang lebih banyak memberikan keleluasaan bagi siswa untuk memilih jalur pendidikan sesuai minat dan bakat mereka.Mereka bisa memilih SMA untuk pendidikan akademik atau SMK yang lebih fokus pada keterampilan dan keahlian khusus
Plt. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Banyuwangi, Drs. Slamet Riyadi, M. Pd. menambahkan,”Meski daya tampung mencukupi, tantangan tetap ada dalam memastikan kualitas pendidikan yang merata antara sekolah negeri dan swasta.Perhatian terhadap fasilitas, tenaga pengajar, serta kurikulum berbasis teknologi perlu terus ditingkatkan agar setiap siswa mendapatkan pendidikan berkualitas bagi siswa.
Peningkatan daya saing lulusan SMK juga menjadi perhatian, dengan memastikan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri dan dunia kerja,” imbuhnya
“Dengan jumlah daya tampung yang lebih besar dibandingkan jumlah lulusan SMP, Banyuwangi mengukuhkan dirinya sebagai daerah dengan sistem pendidikan yang inklusif dan berdaya saing. Kesempatan pendidikan kini terbuka luas, memastikan tidak ada siswa yang tertinggal dalam pendidikan menengah.Tahun ajaran 2025 menjadi momen penting bagi dunia pendidikan di Banyuwangi, membawa harapan baru bagi generasi muda untuk meningkatkan kualitas diri dan berkontribusi bagi masa depan,” pungkas Setyo
(MSP)












