Banyuwangi Jawa Timur potensinusantara.co.id – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto melakukan kunjungan dan peninjauan langsung di Pos Terpadu ASDP Ketapang, Banyuwangi, pada Rabu (18/3/2026) dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026. Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk ditetapkan sebagai titik krusial pengawasan karena menjadi jalur utama pemudik menuju Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk.
Dalam kegiatan peninjauan, Kapolda memeriksa kesiapan personel yang terlibat operasi, kelengkapan sarana prasarana seperti rambu lalu lintas, area parkir sementara, dan fasilitas pendukung penyeberangan. Selain itu, tim juga mengevaluasi situasi arus lalu lintas serta sistem pengelolaan antrean kendaraan dan penumpang di kawasan pelabuhan.
Secara keseluruhan, arus lalu lintas dari lintas daerah menuju Banyuwangi terpantau masih berjalan landai dan lancar. Namun, pihak kepolisian mencatat adanya peningkatan aktivitas pergerakan masyarakat seiring dengan dimulainya masa cuti bersama dan libur nasional menjelang Lebaran. Peningkatan ini berdampak pada potensi penumpukan, terutama di kawasan penyeberangan antar pulau.
Saat ini, arus kendaraan dari Banyuwangi menuju Bali masih dapat terkendali dengan baik. Namun, ditemukan antrean yang mulai terbentuk pada arah sebaliknya yaitu kendaraan dari Bali yang akan menyeberang ke Ketapang. Kondisi ini menjadi bahan evaluasi penting untuk antisipasi arus balik mudik yang diperkirakan akan memiliki volume yang sama atau bahkan lebih besar dibandingkan arus mudik.
Kapolda menyampaikan bahwa seluruh personel yang terlibat Operasi Ketupat Semeru 2026 telah mendapatkan instruksi untuk terus melakukan langkah antisipasi sesuai dengan dinamika yang terjadi di lapangan. Pihak kepolisian telah melakukan koordinasi intensif dengan operator penyeberangan untuk mengatur ritme keberangkatan kapal ferry, dengan memperhatikan keterbatasan kapasitas kapal serta waktu yang diperlukan untuk proses bongkar muat penumpang dan kendaraan.
Selain itu, pengawasan dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh moda transportasi darat, laut, udara, dan kereta api untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama masa mudik Lebaran. Tim juga melakukan pemantauan kondisi cuaca secara berkala, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu dalam beberapa hari terakhir.
Kapolda mengimbau para pemudik agar selalu memperhatikan faktor keselamatan selama perjalanan. Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain :
– Jangan memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah
– Manfaatkan rest area yang tersedia di sepanjang rute untuk beristirahat, khususnya setelah memasuki wilayah Jawa Timur
– Patuhi peraturan lalu lintas dan instruksi dari personel yang bertugas
– Pantau informasi terkini mengenai kondisi jalan dan jadwal penyeberangan sebelum memulai perjalanan
– Siapkan perlengkapan darurat dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berkendara
“Keselamatan adalah yang utama. Setiap langkah antisipasi yang kita lakukan bertujuan untuk memastikan setiap perjalanan dapat berjalan aman dan selamat sampai tujuan,” pungkas Kapolda.
(MSP)












