Paus Sperma yang Terdampar di Banyuwangi Akhirnya Mati Setelah Petugas Berjibaku Menyelamatkan Selama 4 Jam Lebih

banner 468x60

Potensinusantara.co.id – Masyarakat Banyuwangi dikejutkan dengan kehadiran seekor paus yang berukuran sangat besar di Pantai Dermaga Cinta, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur sejak Senin siang (01/08/2022) kemarin.

Satwa yang hidup di kedalaman laut tersebut terlihat oleh nelayan sedang berenang di pinggiran pantai. Diduga paus yang diketahui berjenis paus sperma ini mengalami kerusakan sensor sistem navigasi sehingga keluar dari habitat aslinya.

Namun sayang, upaya mengevakuasi paus untuk dikembalikan ke laut lepas itu gagal. Setelah petugas gabungan berjibaku lebih dari 4 jam, paus sepanjang kurang lebih 10 meter itu akhirnya mati.

“Kondisi ikan paus sperma saat ini sudah tidak bernyawa,” demikian laporan dari Agen Informasi Bencana Jatim Kabupaten Banyuwangi, Slamet Famiru, pukul 19:32 WIB Senin malam (01/08/2022).

Petugas Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Kelautan Bali, Wilayah Kerja Banyuwangi, Bayu Dwi Handoko menjelaskan, habitat asli dari paus sperma adalah di wilayah Lautan Arktik.

“Paus kan memiliki sensor pada tubuhnya. Nah, diduga sensornya rusak sehingga keluar jalur dan nyasar. Perihal sakit dan lain sebagainya itu masih perlu dicek secara medis,” katanya.

Awalnya, paus tersebut pertama kali terlihat dari arah utara pada siang hari dan terus berenang ke arah selatan sembari menyemburkan air lewat punggungnya.

Hingga akhirnya paus itu berhenti berenang saat tiba di Pantai Dermaga Cinta karena menubruk kayu dari dermaga tersebut. Upaya penyelamatan paus ini sendiri memang sulit, terkait dengan agresifnya paus serta dangkalnya perairan. (R)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *