JAKARTA TIMUR – potensinusantara.co.id – BPJS Kesehatan tidak henti-hentinya melakukan inovasi mulai dari segi teknologi maupun proses administrasi guna kemudahan peserta dalam mengakses JKN-KIS. Saat ini BPJS Kesehatan sangat gencar menggaungkan inovasi dari para duta BPJS Kesehatan agar berjalannya Program JKN-KIS menjadi lebih efektif dan efisien, BPJS Kesehatan yang sudah berjalan lebih dari 8 tahun lamanya telah memberikan manfaat yang begitu besar bagi peserta JKN-KIS, tidak hanya kalangan tertentu namun semua kalangan tanpa memandang status sosial, baik itu dari kalangan menengah kebawah ataupun menengah keatas, semua dilayani tanpa adanya diskriminasi.
Salah satu warga Kota Administrasi Jakarta Timur yang telah merasakan begitu besarnya manfaat dari Program JKN-KIS yaitu Nana Sumarna (44 Tahun). Nana begitu ia biasa dipanggil, menceritakan saat dirinya belum lama ini menggunakan manfaat pelayanan kesehatan dari Program JKN-KIS. Berawal dari gigi yang dirasakan sakit olehnya pada akhir Bulan Februari 2022 yang lalu. Rasa sakit yang sudah tidak tertahankan lagi tersebut yang mendorongnya untuk pergi ke klinik tempat dirinya terdaftar. Nana mengakui bahwa dirinya dan keluarganya selalu mengutamakan kesehatan, seperti berolahraga serta mengonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran selain itu jaminan kesehatan juga sangatlah penting bagi dirinya.
“Tepat pada tanggal 18 Februari yang lalu, saya pergi ke klinik tempat saya terdaftar dalam kepesertaan JKN-KIS saya yaitu Klinik Fairy didaerah Pondok Bambu, Jakarta Timur untuk memeriksakan gigi saya yang sakit, sesampainya disana petugas klinik sudah standby dengan kondisi klinik yang sudah bersih dan nyaman, terlebih lagi tidak lama untuk proses antriannya, untuk perawat dan dokternya sendiri juga ramah dan sangat rinci menjelaskan informasi ketika saya diperiksa”, ucap Nana saat dijumpai oleh tim jamkesnews pada Kamis (19/05).
Nana menambahkan bahwa dari hasil pemeriksaan tersebut disimpulkan bahwa giginya yang sakit tersebut harus dicabut namun diberikan resep terlebih dahulu untuk meredakan rasa sakit pada giginya. Seminggu kemudian tepatnya tanggal 25 Februari 2022, Nana merasakan lega pada dirinya karena gigi yang selama ini membuatnya sakit telah dicabut. Nana pun sangat bersyukur kepada kantor tempat ia bekerja yang sadar akan pentingnya jaminan kesehatan bagi karyawannya sehingga Nana dan keluarganya memiliki jaminan kesehatan yaitu BPJS Kesehatan dengan hak rawat kelas 1.
“Tidak pernah saya merasakan kepuasan dalam pengalaman mengakses pelayanan publik khususnya pelayanan kesehatan seperti saat ini, image negatif terhadap BPJS Kesehatan tidak saya alami sama sekali, seakan-akan hilang semua bayangan diri saya terhadap BPJS Kesehatan yang pelayanannya buruk, untuk dokter dan perawatnya juga sangatlah baik dan profesional dalam menangani saya, semua pelayanannya berjalan dengan lancar dan yang paling penting saya tidak dikenakan iur biaya,” kata Nana dengan penuh bangga.
Diakhir perbincangan, Nana mengatakan bahwa dirinya terkadang heran dengan BPJS Kesehatan yang mematok iuran bulanan yang sangat terjangkau namun BPJS Kesehatan menjamin semua penyakit sesuai indikasi medis tanpa melihat umur maupun riwayat penyakit dengan nilai yang mungkin menurut saya lebih dari iuran yang ia bayarkan. Oleh karena itu Nana berpesan kepada peserta JKN-KIS lainnya agar selalu membayar iuran tepat waktu dan jangan sampai menunggak agar kita bisa terhindar dari denda pelayanan rawat inap.(MN/cp)
Nana : Pakai JKN-KIS, Periksa Gigi Menjadi Lancar












