Meski Harga Naik, Pasar Ikan Muncar Banyuwangi Ramai Pembeli untuk Malam Tahun Baru

banner 468x60

Banyuwangi, Potensinusantara.co.id – Menjelang malam pergantian tahun 2023, Pasar Ikan Muncar ramai diserbu pembeli. Pasar ikan yang terletak di Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur ini sejak pagi nampak ramai diserbu pengunjung, pada Sabtu (31/12/2022).

Seperti kita tahu, setiap malam pergantian tahun baru, masyarakat punya caranya sendiri untuk merayakannya, yakni bakar ikan. Mereka berkumpul bersama teman, sahabat, keluarga, atau sanak saudara.

Banyaknya pembeli membuat para penjual pun juga terlihat sibuk melayani pembeli yang terus berdatangan. Para nelayan juga terlihat mondar-mandir membawa ikan hasil tangkapannya.

Ada beberapa jenis ikan yang dijual di pasar ikan terbesar di ujung timur Pulau Jawa ini. Seperti ikan pari, lemuru, kerapu, kakap merah, bronang, banyar, putian, dan lain-lain.

Dilaporkan, harga ikan saat ini cukup melambung tinggi, selain karena faktor permintaan yang banyak, ketersediaan stok ikan juga berkurang akibat cuaca yang ekstrem. Hal itu diungkapkan Yudik, salah satu pedagang ikan di Muncar.

“Beberapa bulan ini stok ikan berkurang di Muncar, faktor cuaca menjadi salah satu alasannya. Hal itu pula yang menyebabkan harga ikan lebih mahal dibanding hari-hari biasa, terlebih sekarang malam tahun baru 2023, jadi pembeli berebutan,” ungkap Yudik.

Tak hanya warga Muncar, pengunjung yang datang di pasar ikan ini berasal dari luar kecamatan. Jamilah (35) salah satu pengunjung asal Srono, mengatakan bahwa harga ikan bakaran saat ini melambung. “Wah harga ikan untuk persiapan bakaran tahun baru melambung naik,” katanya.

Ditemui terpisah, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Banyuwangi, Hasan Basri, membenarkan jika hampir sebagian besar nelayan tidak melaut.

“Benar, karena kondisi cuaca memang sedang buruk. Sebagian besar nelayan hari ini banyak yang tidak melaut. Sehingga menyebabkan harga ikan pasti naik,” jelas Hasan.

Data dari HNSI Banyuwangi, total nelayan di ujung timur Pulau Jawa, tercatat ada sebanyak 27 ribu orang. 13 ribu diantaranya berada di pesisir Muncar. Sisanya, para nelayan itu tersebar dari pesisir Kecamatan Wongsorejo hingga Pesanggaran. (r)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *