DEPOK – Potensinusantara.co.id – Belum lama ini Pemerintah Indonesia telah mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) sebagai salah satu bentuk pengalihan subsidi BBM.
Penyaluran BLT BBM yang merupakan program Pemerintah melalui Kementerian Sosial yang sudah dimulai sejak Jumat, 9 September 2022 rupanya banyak menjadi perbincangan publik.
Hal ini pun terkait sudahkah BLT BBM tepat sasaran di mana ada beberapa penerima manfaat datanya kurang akurat yang tidak memenuhi kriteria yang sesungguhnya dan dikuatkan dengan bukti penerima manfaat tidak terealisasi 100 persen.
Bahkan, ada sejumlah warga kota yang mengaku sama sekali tidak pernah mendapatkan bansos semenjak pandemi virus corona hingga sekarang ini meskipun data sudah diajukan oleh pihak RT dan RW setempat.
Hal tersebut diungkapkan Topik selaku warga dari Nusantara Beji Depok mengatakan, “Tidak pernah dapat bantuan. Jangankan dapat bantuan, Saya tidak mengerti terhadap apa yang telah menimpa saya, awalnya kepala RT kami bilang sudah ada namanya keluar sebagai penerima bansos terus saya menjawab alhamdulillah kalau begitu, nah tiba saatnya waktu terima bansos PKH, BLT, maupun BSU, tak satupun aparat pemerintah datang ke rumah saya”, ujarnya kepada wartawan dikediamannya, Senin (03/10).
Ditempat terpisah Fachri warga dari Kecamatan Cipayung Depok mengatakan, “Saya sudah dengar kabar warga yang bakal dapat bantuan dari Pemerintah, tapi sampai sekarang nyatanya saya dan orang – orang tua tidak dapat bantuan juga. Sebenarnya data yang udah diserahkan untuk apa semua KTP dan KK kami setiap rumah, jika kalau yang dapat cuma orang terdekat Pemerintahan saja”, ujarnya.
Perlu diketahui, dalam penyaluran bantuan sosial ini nantinya akan diberikan kepada warga miskin yang telah terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos RI untuk menjamin agar penyaluran bantuan sosial (bansos) termasuk BLT BBM tepat sasaran.
Kementerian Sosial terus melakukan pembaruan data penerima bantuan sosial (bansos) agar segala jenis bantuan, termasuk BLT BBM yang saat ini tengah dalam proses penyaluran tepat sasaran. “Agar bansos itu tepat salur, tepat sasaran, yang kami lakukan adalah perbaikan data itu sendiri,” ujar Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini dikutip dari laman Kementerian Sosial, Selasa, 13 September 2022.
Risma menyampaikan, pembaharuan DTKS dilakukan berdasarkan masukan dari pemerintah daerah. Selain itu, masyarakat juga dapat memberikan masukan melalui menu Usul dan Sanggah pada aplikasi Cek Bansos. Masyarakat juga dapat menghubungi command center Kementerian Sosial di nomor telepon 021-171.(Rizky)












