Banyuwangi, potensinusantara.co.id – Akhir tahun musim hujan yang cukup ekstrem seperti saat sekarang bisa berdampak pada bencana alam seperti banjir, tanah longsor dan jembatan ambruk. Seperti halnya yang terjadi pada Jembatan Seguling yang ambruk di Desa Pondoknongko, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur.
Hujan yang deras yang mengguyur wilayah Kabat dan sekitarnya pada Senin, 28 November 2022 menyebabkan jembatan yang menghubungkan Desa Pondoknongko dan Desa Dadapan mengalami ambrol dan rusak total yang diakibatkan terkikisnya bibir tanah sungai dan aliran sungai yang meluap.
Sehingga untuk akses masyarakat sementara tidak bisa melintasi Jembatan Seguling. Serta aktivitas masyarakat sebanyak 30 KK di Dusun Seguling Desa Dadapan yang rata-rata mata pencaharian petani dan buruh tidak bisa melintas untuk melaksanakan aktivitas.
Babinsa Koramil 0825/14 Kabat Serda Ahmad Syaihu bersama Kadus Krajan Pondoknongko Bapak Sonhaji dan warga langsung melaksanakan pengecekan untuk dapat mempercepat solusi perbaikan jembatan seguling.
“Sementara langkah yang di ambil adalah akan membuat jembatan sementara dari bambu agar warga bisa melintas untuk aktivitas sehari-hari,” kata Serda Ahmad Syaihu, Rabu (30/11/2022).
Disamping itu juga Babinsa selalu memonitor wilayah sehingga apabila terjadi hal-hal yang urgen seperti bencana alam akan segera bisa cepat diantisipasi dan dikoordinasikan dengan instansi terkait seperti BPBD Banyuwangi maupun dengan para relawan di wilayah dalam penanganan bencana alam. (r)












