Jakarta (06/05), potensinusantara.co.id — Dalam mendorong transformasi digital, PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) yang mengelola Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) meraih penghargaan bergengsi berupa Public Service Call Center dengan peringkat Exceptional pada ajang Contact Center Service Excellence Award (CCSEA) 2026 yang berlangsung di Hutan Kota by Plataran, Senayan, Jakarta, Kamis (30/4).
Ajang CCSEA 2026 merupakan hasil kolaborasi antara Marketing Magazine dan CARRE Indonesian CX Focus-Customer Think dengan mengusung tema “Rahasia Melayani Sepenuh Hati”.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) Tri Wahyu Subekti hadir untuk menerima penghargaan bergengsi ini. Dalam sambutannya, Tri Wahyu Subekti menyampaikan bahwa penghargaan ini mencerminkan upaya dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada pengguna jalan tol Jasa Marga Group.
“Penghargaan yang diraih ini merupakan buah dari kerja keras tim yang terus melakukan inovasi dalam pemanfaatan teknologi mutakhir untuk menjawab kebutuhan masyarakat dengan layanan yang responsif, profesional, dan berbasis digital,” kata Tri.
Tri juga menegaskan bahwa, penghargaan yang diraih tidak akan berhenti sampai di sini saja, PT JMTO berkomitmen untuk terus meningkatkan inovasi layanan guna memberikan kenyamanan berkendara pengguna jalan tol tang menjadi prioritas utama Perusahaan.
JMTC yang saat ini dikelola oleh PT JMTO merupakan bentuk penyempurnaan dari Jasa Marga Traffic Information Center (JMTIC) yang didirikan sejak awal sebagai pusat informasi dan komunikasi lalu lintas jalan tol Jasa Marga Group dan telah beroperasi sejak 2005 lalu.
Untuk meningkatkan layanan informasi dan komunikasi lalu lintas jalan tol, pada awal 2026, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mentransformasikan layanan Call Center Jasa Marga yang semula 14080 sekarang menjadi 133, sebagai nomor call center JMTC yang lebih singkat, mudah diingat, dan responsif bagi pengguna jalan tol di seluruh Indonesia.
Berdasarkan data operasional tahun 2025, jumlah rata-rata panggilan per hari yang diterima oleh call center JMTC sebanyak 441 interaksi. Sedangkan pada saat akhir pekan, jumlahnya meningkat menjadi 546 panggilan per harinya.
Panggilan yang diterima setiap hari tidak hanya berasal dari pengguna jalan ruas tol yang dikelola Jasa Marga Group, namun juga dari ruas tol yang dikelola oleh operator lain.
Kemudian pada periode Idulfitri 1446 H/Lebaran 2025, rata-rata panggilan per hari meningkat signifikan menjadi 838 panggilan dari ruas Jasa Marga Group dan 232 panggilan dari ruas non-Jasa Marga Group atau sekitar 27 persen dari total panggilan.
Sementara pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, rata-rata panggilan per hari tercatat 454 panggilan dari ruas Jasa Marga Group dan 117 panggilan dari ruas non-Jasa Marga Group atau sekitar 26 persen dari total panggilan.
Tidak hanya melalui call center 133, JMTC juga memanfaatkan kanal digital untuk menyebarkan informasi real-time seperti kepadatan lalu lintas, rekayasa lalu lintas, dan informasi lalu lintas jalan tol Jasa Marga Group lewat aplikasi Travoy termutakhir, akun media sosial X (@PTJASAMARGA), dan Dynamic Message Sign (DMS) di titik strategis jalan tol.
Di sisi lain, Contact Center Service Excellence Award (CCSEA) 2026 bukan sekadar ajang penghargaan, melainkan tolok ukur nasional dalam menilai kualitas layanan berbasis customer experience. Penilaian dilakukan secara komprehensif melalui data, metodologi terukur, serta evaluasi berkelanjutan, sehingga menghasilkan standar yang kredibel dan berdaya saing tinggi.
Penghargaan ini juga mempertegas bahwa customer experience telah menjadi elemen strategis dalam membangun identitas brand dan kepercayaan publik. Selain itu, CCSEA berperan sebagai benchmark nasional yang mendorong perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan, sekaligus memberikan keunggulan kompetitif di tengah dinamika industri yang semakin menuntut pelayanan prima. (sultan)












