Banyuwangi, potensinusantara.co.id- Jawa Timur tidak henti-hentinya diterpa isu korupsi, setelah isu bancaan dana hibah DPRD Provinsi Jawa Timur, kini berita korupsi sekdaprov Jatim Adhy Karyono kembali mengguncang rakyat Jawa Timur. Situasi miris ini mendapat respon dari Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) yang merasa bahwa Jawa Timur darurat korupsi dan perlu penanganan yang intensif dari para penegak hukum agar Jatim dapat terselamatkan ” Memprihatinkan Jawa Timur yang kita cintai mengapa jadi sarang bagi para koruptur, belum rampung kasus dana hibah kini malah yang tercatut justru Sekretaris Provinsi Jatim. Ini sudah darurat sudah komplikasi. Kita semua seluruh element Jatim harus bersatu padu menuntaskan permasalahan ini” ucap Sholehudin Ketua DPC GRIB JAYA Banyuwangi GRIB menambahkan bahwa mereka menaruh harapan besar atas ketegasan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa agar tanpa ragu memberhentikan Adhy Karyono sebagai Sekda Jatim ” kami berada di samping Gubernur Jawa Timur, kami mensuport dan meminta ibu Khofifah segera mencopot Sekda Adhy Karyono. Apabila ada yang mengancam dan mengintervensi ibu Gubernur kami siap mengawal secara penuh. Kami melihat banyak pejabat di lingkaran Jawa Timur yang masih bersih dan lebih layak menduduki jabatan Sekdaprov. Tentu dengan syarat yang bersangkutan harus clean track recordnya” tambah Sholehudin. Terakhir GRIB JAYA mengajak seluruh elemen masyarakat sipil Jawa Timur untuk bersama sama komitmen mengawal penegakan hukum di wilayah Jawa Timur. Sebab apabila tidak ada pengawalan ketat dari rakyat biasanya kasus kasus ini akan tenggelam dengan sendirinya ” rakyat, masyarakat, netizen, semuanya harus berpartisipasi aktif, memantau seluruh penegakan hukum atas tindak pidana korupsi di Jawa Timur ini. Kalau kita lengah biasanya ini akan tenggelam. Jadi ayo komitmen penuh kita kawal dugaan korupsi Sekdaprov ini serta kasus korupsi wilayah Jatim lainnya hingga benar- benar tuntas” (*)
Grib Jaya Komitmen dampingi Khofifah dalam pemecatan Sekda Jatim












