CIBINONG – Potensinusantara.co.id –
Dalam menjalankan fungsi strategis sebagai komunikator Pemerintahan Daerah, tentunya Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor memerlukan media masa untuk membantu menunjang kerja publikasi.
Utamanya, dalam menyebarluaskan informasi kepada Publik mengenai program, kegiatan, kebijakan, dan keberhasilan pembangunan di Kabupaten Bogor.
Disamping hal tersebut, perusahan media juga memenuhi syarat kerja sama yang ditetapkan diantaranya, legalitas badan Hukum Perusahaan Media, mengajukan permohonan kerja sama berupa profil perusahaan lengkap dan harga penawaran.
Namun hal tersebut malah menimbulkan segudang pertanyaan karena pelaksanaannya tidak di lakukan dengan yang sebetul betulnya.
Namun anehnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor mengalokasikan anggaran Media tahun 2024, ketika pada saat pencairan belum bisa membayarkan atau terlambat soal tagihan publikasi kinerja di kalangan media yang telah masuk seharusnya tepat waktu dibulan Desember.
“Padahal Kegiatan berita publikasi kinerja dibulan November otomatis anggaran itu dibayarkan bulan Desember, kenapa masih belum ada kejelasannya sudah hampir 1 bulan lebih masuk Desember ini.” ujarnya salah satu dari Wartawan yang tidak mau sebutkan namanya, Jum’at (20/12/24).
Lebih lanjut, “Sangat tidak logika saja dengan alesan pejabat banyak kesalahan dari teman-teman Media yang mengasikkan berkas publikasi, sebab setahu saya, anggaran yang di kelola oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor lumayan besar. Dengan kata lain, anggaran itu akan merata jika mekanisme pencairannya sesuai dengan semestinya. Akan tetapi realita berbeda, beberapa media saat ini belum terlunasi,” ujarnya.
Tim Wartawan sudah mencoba konfirmasi ke salah satu pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor yaitu Iqbal di ruangan Prolap Media dengan mengatakan, “iya Kang tunggu saja 3 hari lagi, kemarin banyak teman-teman Media kekurangan berkas.” Ujarnya kepada wartawan, Rabu (18/12/24)
Ditempat terpisah Wartawan mencoba kembali konfirmasi ke Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, namun tidak merespon pertanyaan Wartawan hingga berita ini dimuat.












