BPJS Kesehatan Sosialisasi Program JKN di Kelurahan Duren Sawit

banner 468x60

JAKARTA TIMUR – potensinusantara co.id – BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Timur terus menerus secara rutin dalam melakukan sosialisasi Program JKN kepada masyarakat luas setiap harinya. Salah satu upaya tersebut dilakukan di Kelurahan Duren Sawit, lebih tepatnya di jalan Rawa Domba. Informasi yang bersifat dinamis dan terus berkembang, membuat BPJS Kesehatan perlu untuk melakukan penyegaran informasi apalagi bagi masyarakat yang belum mengetahui sama sekali terkait JKN. Informasi JKN menjadi penting karena manfaatnya yang begitu besar bagi masyarakat khususnya dalam hal penjaminan pelayanan kesehatan. Hal ini disampaikan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Timur, Dasrial saat membuka kegiatan Sosialisasi Program JKN Kepada Masyarakat bertempat di daerah Rawa Domba, Duren Sawit pada Senin (14/04).
Dasrial mengatakan bahwa untuk tidak mudah terpedaya akan modus penipuan yang gini sangat marak terjadi. Seringkali masyarakat mendapatkan pesan singkat yang mengatasnamakan BPJS Kesehatan dan selanjutkan diarahkan untuk menekan suatu tautan yang berakhir dengan kerugian materi. Dasrial menghimbau untuk jangan mudah memberikan data pribadi kita kepada pihak yang tidak jelas kepentingannya dan selanjutnya diabaikan atau dilaporkan saja. Untuk pelaporan itu sendiri BPJS Kesehatan memiliki kanal resmi pengaduan, yaitu BPJS Kesehatan Care Center 165, Aplikasi Mobile JKN dan Pelayanan Administasi Melalui Whatsapp (PANDAWA).
”Pada kesempatan kali ini kami memberikan pemahaman kepada peserta kegiatan perihal mengapa setiap warga negara harus menjadi peserta JKN sehingga mereka memiliki alasan dan manfaat dari menjadi peserta tersebut, tidak hanya sekedar menjadi suatu kewajiban dari negara. Manfaatnya diantaranya adalah protection, yaitu setiap orang beserta keluarganya terlindungi apabila jatuh sakit, terutama sakit berbiaya tinggi, selanjutnya sharing, yaitu setiap orang beserta keluarganya dapat membantu peserta lain yang jatuh sakit pada saat dirinya sehat dan yang terakhir compliance, yaitu setiap orang beserta keluarganya taat sebagai warna negara yang menjalankan kewajiban sesuai UU Nomor 4 Tahun 2004. Selain itu kami memberikan informasi seperti jenis kepesertaan, hak dan kewajiban peserta, jumlah iuran, alur pelayanan, Aplikasi Mobile JKN, kanal layanan dan cara pembayaran iuran,” pungkas Dasrial.
Ketua Rukun Warga 16 Kelurahan Duren Sawit, Kokom Sukanda menjelaskan bahwa melalui sosialisasi ini, masyarakat menjadi lebih paham terkait informasi yang terbaru dari Program JKN, khususnya baginya terkait alur pelayanan kecelakaan lalu lintas. Kasus kecelakaan lalu lintas harus melaporkan terlebih dahulu kepada pihak kepolisian untuk penerbitan laporan polisi, selanjutnya pihak keluarga pasien melaporkan ke pihak Jasa Raharja untuk memastikan apakah dapat dijamin oleh Jasa Raharja atau tidak. Jika tidak maka dijamin oleh BPJS Ketenagakerjaan jika kecelakaan kerja dan dijamin oleh BPJS Keehatan jika bukan kecelakaan kerja.
“Saya menjadi lebih paham terkait alur pelayanan kecelakaan lalu lintas dan mengetahui Jasa Raharja adalah penjamin pertama ketika kecelakaan lalu lintas dengan biaya perawatan sebesar dua puluh juta rupiah. Apabila biaya perawatan melebihi dua puluh juta maka setelahnya akan dijamin oleh BPJS Kesehatan atau BPJS Ketenagakerjaan. Setiap kecelakaan lalu lintas, kita wajib mengurus laporan polisi untuk kepastian penjaminan baik dari Jasa Raharja, BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan. Saya sangat berterimakasih sekali kepada BPJS Kesehatan yang telah hadir untuk melakukan sosialisasi kepada warga saya, semoga informasi ini bermanfaat dan warga saya menjadi tidak bingung lagi terhadap berita yang simpang siur terhadap BPJS Kesehatan,” ujar Kokom.(MN/cp)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *