Andrian Lame: Memiliki Jaringan yang Cukup Masif, Agar Dijadikan Salah Satu Penyalur Minyak Goreng Murah

banner 468x60

JAKARTA, Potensinusantara.co.id – Andrian Lame Muhar, SE. M.SiĀ selaku Ketua I Inkopppas yang membidangiĀ  Hubungan Antar Lembaga mengatakan, sekarang ini ketersediaan minyak goreng masih langka dipasar-pasar. Kami khusus dipasar tradisional minyak goreng masih jarang, apalagi minyak goreng bermerk. Sekarang bantuan dari PD Pasar Jaya dalam bentuk minyak curah, kalau sudah habis itu menunggu lagi ketersediannya. Dengan adanya operasi pasar minyak goreng orang jadi berebut mendapatkannya.

“Maksud kami Inkoppas, agar pemerintah mensetting supaya keadaan ini seperti normal kembali. Kalau ada operasi pasar barang barang tersebut dalam hal ini minyak goreng dititipkan kepada para pedagang dengan jumlah yang sesuai dengan pedagang yang biasanya berjualan, nanti biarlah mekanisme pasar yang berjalan,” ucapnya saat dijumpai di Hotel Cipta, Pancoran Jakarta, Selasa (25/3/2022) sore.

“Nantinya pembeli pada datang, para pedagang yang menjual. Untuk masalah harga kalau dipaksakan, harga eceran tertinggi (HET) tidak memungkinkan bertumbuh mekanisme pasar berjalan. Yang penting minyak goreng tidak langka dulu, kemudian pelan-pelan kalau sudah tidak langka menjadi normal kembali baru menurunkan harga perlahan mengikuti HET yang ditetapkan pemerintah. Jangan dua-duanya dipaksakan oleh pemerintah,* ujarnya.

Lebih lanjut Andrian Lame Muhar, SE. M.Si yang akrab disapa Lame ini mengatakan,
Perintah melakukan operasi pasar dengan menaruh minyak goreng di RT/RW, bikin bazar ataupun tenda didepan pasar akan menimbulkan komunitas baru yang kelihatannya seperti pedagang musiman. Kalau sudah habis dan sudah tidak ada lagi akan menjadi rebutan para pembeli.

Dalam hal ini kita berharap bila Inkoppas dipercaya, Inkoppas akan menyalurkan ke Koppas yang akan berkonsolidasi. Koppas yang bukan anggota Inkoppas, nantinya akan kita salurkan ke koperasi-koperasi mereka, mereka akan menyalurkannya ke para pedagang.

Harusnya ini lebih kondusif, semua pasar itu mempunyai koperasi pedagang pasar. Kalau disalurkan kepada mereka, mereka akan menyalurkannya kelada anggotanya juga.

Kalau pemerintah yang langsung turun kebawah, apakah mereka memiliki data valid tentang pedagang pasar disitu mana yang dagang minyak goreng. Data valid koperasi pedagang pasar setempat yang di ako
modir Inkoppas.

Bila Inkoppas diberi kepercayaan, Inkoppas akan memerintahkan semua koppas yang ada dibawahnya untuk meyalurkan minyak goreng tersebut. Nanti sisanya pemerintah tinggal menduplikasi. Koperasi yang tidak ada Inkoppasnya, nantinya Inkopppas akan membentuk Koppas dan menyalurkannya disitu nantinya.

Dari Kelangkaan minyak goreng mungkin Kementerian Perdagangan merespon dengan caranya sendiri. Kami selaku Inkoppas membantu memberikan masukan dengan cara kami. Seperti ini loh pak menuju Roma itu bukan dengan caranya bapak, dengan cara ini juga ada. Kementerian Perdagangan itu melihat menggabungkan semua cara ini minyak goreng dapat disalurkan dengan baik ke tingkat bawah.

Kami sudah bilang, sebenarnya sudah lama dari Mei tahun lalu bila kelangkaan minyak goreng ini tidak diantisipasi dengan cepat karena semua masakan di Indonesia ini menggunakan minyak goreng.

Dalam hal ini Ketua Umum Inkoppas Yudianto Tri telah membicarakan ke saya ke antar lembaga buka pintu komunikasi dengan stake holder terkait masalah pangan. Kami telah berkirim surat ke Kemendagri untuk bekomunikasi meminta supaya kami dijadikan salah satu penyalur minyak goreng murah karena kami memiliki jaringan yang cukup masif dilevel bawah.

Kemudian kami juga membuka komunikasi dengan BUMN Pangan seperti IRNI, Bulog yang terkadang mereka memliki stok yang cukup untuk.membantu Inkpoppas menyalurkan ke Koppas dan anggota pedagang pasar.

Kami pun membuka komunikasi dengan para produsen minyak goreng swasta supaya kami dilibatkan menjadi distributor.

Membuka komunikasi ini tujuannya kami mempunyai jaringan yang cukup baik tingkat bawah supaya minyak goreng tersebut sampai ke pedagang kami. Karena yang
kami fokuskan adalah pedagang pasar kami dulu.

Ketika mereka memiliki ketersediaan stok mereka bisa berjualan sehingga sekaligus kehduipan mereka akan sehat kembali dibawahnya bagi pedagang minyak goreng.

Nanti dikemudian hari apabila masyarakat banyak membeli atau tidak itu urusan mekanisme pasar, saya yang terpenting minyak goreng bisa tersalurkan dulu.

Isu mengenai adanya kartel ada temuan ataupun tidak ada temuan tergantung bagaimana bergeraknya. misalnya contoh seseorang yang memcari kunci bilang kuncinya dilemari, dan saya tidak menemukannya. Ini kan dua asumsi yang berbeda.

Mungkin dari pihak kepolisian belum menemukan karena mareka masih bergerak mencari tahu apakah ada dugaan dengan hal itu.

Inkoppas yang berpengalaman dari tahun 1998 menangani kelangkaan minyak goreng ini mengikuti mekamisme ekonomi berjalan akan terjadi monopli satu produk sehingga akan terbentuk kartel.

Minyak goreng mulai langka pastinya ada hasrat dari para distributor untuk menahan masuk kepasaran supaya harganya lebih tinggi lagi. Inilah hasrat manusia untuk mendapatkan keuntungan tertinggi.

Semua lini bisnis apapun pasti akan terbentuk kartel apabila mereka merasa ada oportunity untuk menaikkan harga. Itu akan berpotensi membentuk kartel baru supaya mereka menguasai barang tersebut dan bisa menjual dengan harga setinggi tingginya itu pasti ada potensi.

Karena itu diharapkan pemerintah menjadikan kejadian ini kejadian yang biasa, minyak goreng tersebut jangan sanpai langka. Kalau barang tersebut sudah tidak langka lagi, kartel tersebut akan hilang dengan sendirinya.

Jelang hari raya ada trend kenaikan karena kebutuhan meningkat, demand meningkat supply nya tetap hargapun turut meningkat yang pastinya ini wajar wajar saja.

Yang penting adalah hak tersebut terjadi musiman saja. Ketika mau masuk hari raya terjadi kenaikan harga itu sah sah saja asalkan tidak terjadi kelangkaan.

Pemerintah harus mendistribusikan minyak goreng ini seperti biasnya saja. jangan membentuk komunitas baru sehingga orang pada berkumpul antri. seperti operasi pasar dengan membuka gerai sehingga orang akan berkumpul antri. Harusnya minyak goreng dimasukkan ke para pedagang sehingga para pedagang bisa menjual seperti biasanya. Untuk harga masalah nanti sehingga panic buying itu tidak muncul.(Guffe).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *